PELATIHANArtikel Forum HRD Indonesia

Tips Lolos Tes Medical Check Up Perusahaan Bergengsi

Tips Lolos Tes Medical Check Up Perusahaan Bergengsi

Saat ingin masuk ke perusahaan PMA atau perusahaan swasta bergengsi lainnya, adakalanya banyak peserta tes yang berguguran ketika kesehatan fisik yang dimiliki tidak sesuai dengan standar perusahaan. Lalu bagaimana jika kamu ingin lolos dari tes kesehatan yang menjadi momok menakutkan sebagian orang?

Tips Lolos Tes Medical Check Up Perusahaan Bergengsi

Tes tekanan darah
Tekanan darah normal umumya berkisar antara 80-120, sehingga ketika tekanan darah yang dimiliki berada jauh dibawah atau diatas tekanan darah normal tersebut, ada kemungkinan kamu langsung mendapat poin negatif dari hasil pemeriksaan yang dilakukan. Untuk mengatasinya, perbanyak minum susu hangat dan air putih. Selain itu, atur waktu tidur yang dimiliki agar tubuh bisa beristirahat penuh selama 8 jam dan hindari begadang.

Tes kesehatan paru-paru
Salah satu jenis tes medical check up yang banyak ditakuti calon karyawan, terlebih bagi mereka yang merokok adalah tes kesehatan paru-paru. Dalam pelaksanaannya, tes ini bisa disiasati dengan cara banyak menghirup udara pagi sekitar jam 04.00 – 07.00WIB. Kamu juga bisa mengkonsumsi 500ml air soda yang dicampur susu sapi murni setiap pagi dan sore selama 7 hari berturut-turut. Selain itu, kamu bisa mengkonsumsi 2-3 sachet kecap hitam minimal satu jam sebelum proses medical check up agar selaput paru terlihat bersih dan sehat.

Tes kesehatan mata
Saat perusahaan tempatmu melamar pekerjaan mengharuskan tes kesehatan mata, kamu bisa mensiasatinya dengan beberapa cara, seperti mengistirahatkan mata saat tidur dengan mematikan semua lampu di kamar tidur, tidak terlalu sering mengakses handphone atau komputer untuk mengurangi radiasi yang terjadi, mengompres mata saat malam hari dengan air dingin selama 10-15 menit, dan membiasakan diri membaca dari jarak tertentu.

Tes obesitas
Tes obesitas ini umumnya berhubungan dengan kadar kolesterol dalam darah, dimana ada banyak recruiter yang beranggapan ketika seorang calon pekerja mengalami obesitas maka cukup besar kemungkinan produktivitas calon karyawan yang bersangkutan akan menurun dan berakibat kerugian pada perusahaan yang bersangkutan. Oleh karena itu, jika kamu ingin lolos dari tes ini atur nutrisi yang masuk kedalam tubuh dengan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Kurangi makan makanan berlemak dan tinggi kolesterol, agar saat diperiksa kadar kolesterol HDL maupun LDL darah dalam kondisi normal.

Tes urin
Ketika kamu sudah lolos tes tertulis dan interview, adakalanya aspek kesehatan urin juga menjadi pertimbangan utama para interviewer untuk menentukan kamu berhasil atau tidak dalam menjalani tes kesehatan. Agar berhasil melalui tes ini, perbanyak minum air putih selama tujuh hari berturut-turut dan tidak perlu mengkonsumsi obat atau suplemen kesehatan. Ketika urin yang kamu hasilkan berwarna bening dan tidak berbau menyengat, umumnya dapat dikategorikan ginjal yang dimiliki masih dalam keadaan sehat.