PELATIHANArtikel Forum HRD Indonesia

Cara Mengatasi Rasa Gugup saat Wawancara Kerja

Cara Mengatasi Rasa Gugup saat Wawancara Kerja

Untuk mendapatkan pekerjaan yang di inginkan, banyak tahap yang harus dilalui, salah satunya adalah tahap wawancara kerja. Tahapan yang merupakan salah satu langkah yang juga penting ini umumnya akan dilakukan oleh pihak perusahaan untuk menentukan diterima atau tidaknya seorang pelamar untuk bekerja.

Cara Mengatasi Rasa Gugup Wawancara Kerja

Umumnya, calon atau pelamar juga telah melewati beberapa tahap sebelumnya, seperti tahap memasukan lamaran pekerjaan. Kemudian tahap uji tertulis atau psikotes. Dan kemudian tahap wawancara kerja sebelum akhirnya akan ditentukan diterima atau tidaknya. Akan tetapi semua tahapan tersebut juga tergantung dengan perusahaan tertentu tersebut.

Namun, bagi sebagian orang, baik yang telah melewatinya terlebih jika baru saja menghadapi proses wawancara kerja untuk pertama kali. Tahap tersebut tentu merupakan momen yang akan sangat menakutkan dan juga mendebarkan. Tak jarang para pelamar juga akan merasa hal tersebut menjadi sebuah beban untuk mendapatkan pekerjaan. Tentunya, rasa gugup dan juga nervous tidak akan dapat dihindari. Hal tersebut memang tergolong normal dan juga wajar, akan tetapi tentunya harus tetap bisa diatasi agar proses wawancara juga dapat terlewati dengan hasil yang baik.

Adapun langkah sederhana yang harus dilakukan demi lancarnya proses wawancara tersebut, bukan hanya pengetahuan dan juga minat terhadap suatu bidang. Tapi yang tidak kalah penting adalah mental agar dapat mengatasi rasa gugup, seperti misalnya saja;

Pertama dengan pola pikir yang positif sebagai langkah utama untuk menghadapi wawancara kerja. Dengan kata lain meyakinkan diri sendiri bahwa dapat melewati wawancara dengan baik, ha tersebut harus dipastikan untuk terlepas dengan apapun hasilnya nanti, Sehingga proses tersebut juga tidak akan menjadi beban ataupun menghasilkan stres karena perasaan dari intimidasi dalam menghadapi proses wawancara kerja tersebut.

Langkah kedua dengan melakukan persiapan tentang apa yang dibutuhkan saat wawancara kerja tersebut dilakukan. Mislanya saja beberapa dokumen yang berisi CV, lamaran kerja dan juga beberapa sertifikat atau portofolio yang berkaitan dengan bidang dari pekerjaan yang di incar. Hal ini penting karena terkadang pewawancara akan menggali lebih dalam tentang informasi tersebut. Jika persiapan matang, maka rasa gugup pun akan tertutupi oleh rasa percaya diri.

Langkah ketiga yaitu tentang penampilan yang harus ditampilkan saat sedang proses wawancara kerja. Memilih pakaian juga merupakan cerminan dari kepribadian, baik itu soal kerapihan maupun juga karakter yang nantinya akan terlihat oleh si pewawancara. Pakaian yang rapi dan juga sopan akan memperlihatkan aura dan juga kepribadian saat sedang proses wawancara.

Langkah ke empat yaitu datang ke tempat lokasi akan dilakukannya wawancara dengan tiga puluh menit lebih awal sebelum wawancara dimulai. Ini merupakan hal yang juga penting sebagai antisipasi agar tidak datang terlambat untuk melakukan wawancara. Saat datang lebih awal, maka dapat menunggu dan bersiap-siap hingga mencoba untuk berlatih wawancara atau sekedar untuk bersantai dan mencoba menghilangkan rasa gugup dengan merapihkan pakaian hingga rambut.

Langkah terakhir yang tidak kalah penting juga adalah selalu melangkah dengan doa dan berstrategi untuk mengelola rasa gugup tersebut.